
Sejak dapat challenge sekitar awal tahun 2017, mendadak kalau scrolling sosmed khususnya di instagram lebih peka sama artis/ public figure yang lagi hamil, baru lahiran atau pasangan yang baru nikah. Pokoknya nggak boleh lepas dari pantauan.
Awalnya ya masih meraba-raba, gimana ya caranya, prospeknya gimana. Maklum waktu itu belum banyak informasi atau pengalaman perihal cara menghubungi orang baru. Tapi kesempatan ini harus diambil agar kita ‘naik kelas’ dan makin berkembang.
Setelah menjalaninya, ternyata ada juga rumusnya. Mau tahu, gimana cara saya prospek mereka dan bahasa seperti apa yang saya pakai? Boleh mampir ke sini dulu ya, Aqiqah Jakarta Timur https://aqiqahnurulhayat.com
Jujur di era digital yang berkembang cepat saat ini, sekarang kalau mau ngontak nggak harus cari nomor WAnya. Kenapa, karena informasi itu sudah terbuka lebar-lebar, lebih mudah lagi melalui DM Instagram, Twitter, atau fitur messaging di Facebook, Linkedin, dan sosmed lainnya. Pintunya jadi banyak dan mudah dibuka oleh siapa saja. Tentu masih ada juga yang tertutup, sama sekali tidak mencantumkan info di profil IGnya.
Nah kalau pengalaman pribadi, ini 3 pintu masuk yang powerfull di responnya:
- DM (Direct Messages) Instagram
- Email yang dicantumin di Instagram
- WA (Whatsapp) yang dicantumin di Instagram
Sejauh ini, senjata saya di situ. Tapi ada jalur pintas juga, kalau kita udah punya rekanan artis yang baik atau akrab. Bisa banget tanya, secara mereka sesama rekanan artis. Dengan catatan, mereka izin dulu ke target calon prospekan bersedia nomornya dikasih ke kita apa nggak.
Buat yang penasaran itu mereka kok mau sih? endorse ya? minta full free pasti?
Khusus di sini saya kasih bocorannya, mereka beneran beli dan emang Alhamdulillah trust sama Aqiqah Nurul Hayat, mereka juga paham kalau Aqiqah itu bentuk ibadah shunnah yang dianjurkan dilakukan orang tua untuk menebus anak yang baru lahir (sebagai bentuk syukur). Kita emang nggak pernah kasih full free. Kenapa?
- Karena Aqiqah Nurul Hayat bukan usaha milik pribadi, tapi milik Yayasan. Jadi keuntungannya kembali ke penerima manfaat ribuan yatim dhuafa.
- Memberikan kesempatan artis/ public figure melaksanakan melaksanakan ibadah Aqiqah yang terbaik untuk anaknya.
Terus kalau yang minta full free? ya biasanya nggak lanjut hehe. Please, jangan nanya siapakah artis/ public figure itu? Ya namanya manusia, beda pemikiran/ mindset, beda juga cara berkomunikasinya. Oke kita lanjut,
Rumus DM/Email/ WA yang Efektif
Berikut elemen-elemen penting yang perlu ada dalam teks DM/ email/ WA
1. Awali dengan perkenalan
Banyak orang yang terkadang lupa, memperkenalkan diri. Terkesan sepele, tapi penting. Merasa kita udah kayak dikenal mereka aja. Jadi kenalin nama kita siapa ya guys, dari company mana, kita ada di departemen/ divisi apa. Dengan begitu calon prospekan kita mudah mengenali kita.
2. Sampaikan informasi pengantar
Informasi pengantar ini akan mencairkan percakapan pertama kalian. Ucapkan selamat atas kehamilan/ selamat untuk kelahiran anaknya. Doakan juga semoga lancar lahirannya, diberikan kesehatan Bunda dan anaknya, semoga jadi anak yang sholeh-sholehah.
Tentu lebih detail lebih baik, sebutkan nama anaknya. Kehamilan sudah berapa bulan. Kita harus melakukan riset kecil-kecilan, agar terasa bahwa kita kenal dan memahami calon prospekan kita. Sentuh emosinya. Cara ini efektif untuk mengambil perhatian mereka dan menempatkan pesan kita dalam prioritasnya.

3. Tuliskan permintaan/ tujuan dengan jelas
To the point, gunakan bahasa yang santai dan mudah diterima. Utarakan penawaran yang akan kita berikan. Biasanya jika via email, kami kirim sekaligus proposal penawaran pdf, jika via DM instagram selembar flyer seperti: Aqiqah Nurul Hayat x (Nama artis/ public figure).
Jika mereka tertarik, interest dengan penawaran kita. Bisa kita tanyakan, untuk info detail dan diskusi, berapa nomor Whatsapp yang bisa kami hubungi?
Nah selanjutnya tinggal gimana kita berkomunikasi sampai deal. Kebanyakan dari artis/ public figure yang pernah saya hubungi bahkan nggak ketemu langsung. Saya di Surabaya, mereka di Jakarta. Ternyata dengan cara berkomunikasi kita yang baik, bisa meyakinkan mereka.
Tipikalnya ada yang langsung diurus oleh Bapak/ Ibunya si anak, alias si artis/ public figure itu sendiri. Ada juga komunikasi dengan manajer/ asistennya. Ada yang cukup diskusi di chat Whatsapp, ada juga yang minta di telfon agar lebih jelas. Jadi ya kita harus siap melayani sesuai tipikal cara berkomunikasi mereka.
Mungkin buat UMKM atau olshop yang kebetulan pesan ini sampai, bisa dicoba. Asalkan produk itu, punya value dan produk ‘needs’. Dan semoga ada artis/ public figure yang terketuk untuk membeli dagangan kalian yaa.
Semangat terus buat rekan-rekan, menambah networking dan mengenalkan produk/ jualan kita ke orang baru adalah aktivitas yang selalu dibutuhkan kita. Sedikit banyak yang kita ikhtiarkan, pasti membuahkan hasil. Semoga bermanfaat.